Kemenkes Tunjuk Dua Vendor Distribusikan Vaksin Covid di Aceh

Kemenkes Tunjuk Dua Vendor Distribusikan Vaksin Covid di Aceh

BANDA ACEH – Pendistribusian vaksin Covid-19 untuk seluruh kabupaten/kota di Aceh yang selama ini dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, kini dialihkan penugasannya kepada dua vendor yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Kedua vendor itu adalah PT Indofarma Global Medika (IGM) dan PT Dos Ni Roha (DNR) Distribution.

Informasi itu disampaikan Kadis Kesehatan Aceh, dr Hanif, didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto SSTP MM, saat memberi keterangan kepada wartawan di Banda Aceh, Sabtu (23/10/2021). Keputusan itu, sebut Hanif, sesuai dengan Surat Plt Dirjen P2P Kemenkes RI Nomor: SR.02.06/II/2731/2021 tanggal 14 Oktober 2021 tentang Alokasi Vaksin Covid-19 Produksi PT Bio Farma.

Dalam keputusan itu, menurut Hanif,  antara lain disebutkan bahwa alokasi vaksin dan logistik vaksinasi Covid-19 untuk dinkes, TNI, dan Polri didistribusi ke gudang vaksin dinkes kabupaten/kota melalui HUB (Distributor PT Biofarma di masing-masing provinsi).

Menindaklanjuti hal tersebut, sambung Hanif, pihaknya sudah mengeluarkan Surat Nomor 010/1321/X/2021 tentang Alokasi Vaksin Covid-19 Produksi PT Bio Farma yang ditujukan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh.

“Menindaklanjuti Surat Plt Dirjen P2P Kemenkes RI Nomor:  SR.02.06/II/2731/2021 tanggal 14 Oktober 2021, kami sampaikan bahwa daftar alokasi vaksin Covid-19 Produksi PT Bio Farma dan logistik untuk vaksinasi Covid-19 dialokasikan untuk Dinas Kesehatan serta pos/sentra vaksinasi rutin daerah untuk TNI dan Polri, BKKBN, serta OJK,” ujar Hanif.

Dalam suratnya kepada dinkes kabupaten/kota, Hanif juga menyebutkan bahwa alokasi vaksin dan logistik vaksinasi Covid-19 untuk dinas kesehatan, TNI, dan Polri didistribusi ke gudang vaksin dinkes kabupaten/kota melalui HUB. “Kemudian, alokasi vaksin dan logistik vaksinasi Covid-19 untuk Gudang Vaksin Provinsi dan Sentra BKKBN dan OJK didistribusikan ke Dinas Kesehatan Provinsi,” sebut Hanif seperti disampaikan kembali oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto SSTP MM, kepada Serambi, sore kemarin.

Sementara itu, Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes, saat bertemu dengan penanggung jawab kedua perusahaan distribusi tersebut mengingatkan, agar pendistribusian vaksin Covid-19 di Aceh tidak tersendat. Sekda ingin pendistribusian berjalan dengan cepat dan aman, sehingga tidak terjadinya kekosongan vaksin di kabupaten/kota.https://d-36477141671992086013.ampproject.net/2110011758000/frame.html

Taqwallah meminta penanggungjawab perusahaan distribusi tersebut untuk melakukan koordinasi yang baik dengan Dinas Kesehatan Aceh dan kabupaten/kota. Ia tak ingin ada kesalahan informasi maupun data hingga menyebabkan penyaluran dosis vaksin Covid-19 terlambat.

Kepala Cabang Banda Aceh PT Indofarma Global Medika (IGM), Hardi Indarman, mengatakan, pihaknya berkomitmen dalam mempercepat distribusi dosis vaksin ke dinkes kabupaten/kota. Hardi menambahkan, selama ini pihaknya tak mengalami kendala apapun. Begitu sampai di Aceh, vaksin tersebut langsung didistribusikan ke daerah.

Komitmen yang sama juga disampaikan Kepala Cabang PT DNR Distribution wilayah Aceh, Ferry Gunawan. Ferry menyatakan, pihaknya siap mendistribusikan vaksin Covid-19 secepat mungkin sesuai dengan arahan Sekda Aceh.

Adapun pendistribusian vaksin ke kabupaten/kota yang menjadi tanggung jawab  PT DNR adalah Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Bener Meriah, Nagan Raya, Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh Selatan, Aceh Singkil, Simeulue, Langsa, dan Subulussalam. Sementara 11 kabupaten/kota lain yang menjadi tanggung jawab PT Indofarma Global Medika (IGM) meliputi Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Jaya, Aceh Barat, Sabang, dan Lhokseumawe. (jal)

Sumber: Serambi Indonesia

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/amp/2021/10/24/kemenkes-tunjuk-dua-vendor-distribusikan-vaksin-covid-di-aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.