PEDAGANG BESAR FARMASI (PBF) WAJIB SERTIFIKASI CARA DISTRIBUSI OBAT YANG BAIK (CDOB)-PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA

Pada hari Kamis 31 Mei 2018 Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan Kepala BPOM RI Nomor 25 Tahun 2017 tentang Tata Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) bertempat di Aula Gedung C Badan POM, Jl. Percetakan Negara No.23 Jakarta Pusat.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat dan NPP, Hardaningsih yang mewakili Kepala BPOM RI untuk membuka acara. Disampaikan beliau bahwa peraturan Kepala BPOM RI untuk sertifikasi ini mewajibkan penerapan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) bagi Pedagang Besar Farmasi (PBF). Penerapan standar CDOB bertujuan untuk mempertahankan konsistensi mutu obat yang diproduksi oleh industri farmasi sepanjang jalur distribusinya sampai ke tangan konsumen. Bahwa dari produksi obat sampai ke jalur peredarannya diatur, demikian juga dengan distribusinya.

Sehingga obat-obatan yang didistribusikan tidak sembarangan, tetapi ada jalurnya, yaitu dari Pabrik melalui PBF, dan dari PBF ke apotek, ke rumah sakit, ke klinik.

Untuk mewujudkan Indonesia bebas dari peredaran obat illegal dan penyalahgunaan obat, BPOM RI berkomitmen melakukan percepatan sertifikasi CDOB secara online (e-sertifikasi CDOB) yang dapat memfasilitasi proses sertifikasi PBF di seluruh Indonesia secara efektif dan efisien.

Dalam acara ini PT. Indofarma Global Medika diwakili oleh Bapak Toni Kurniawan selaku Manager Bisnis Development. Beliau mengatakan bahwa Kebijakan BPOM RI ini harus didukung mengingat banyak temuan obat-obatan di luar yang tidak asli, illegal dan PT. Indofarma Global Medika sebagai distributor wajib mengamankan peredaran obat. PT. Indofarma Global Medika berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat.

PT. Indofarma Global Medika telah memiliki Sertifikasi CDOB untuk cabang Aceh, Jakarta, Lampung, Palembang, Purwokerto, Surabaya, Tangerang, Denpasar, Jember, Semarang, Malang dan Padang. Untuk beberapa cabang yang lain masih dalam proses Sertifikasi.

Dalam catatan BPOM RI selama periode Januari sampai dengan Mei 2018 telah menerbitkan 120 sertifikat CDOB untuk 69 PBF. Secara keseluruhan dari 2.232 PBF yang aktif di Indonesia, BPOM RI telah menerbitkan 729 sertifikat CDOB untuk 410 PBF (18,37%) Pusat dan Cabang di seluruh Indonesia.

Berdasarkan Peraturan Kepala BPOM RI  No.25 Tahun 2017 tentang Tata Cara Sertifikasi CDOB. Maka seluruh PBF wajib melakukan Sertifikasi CDOB, sehingga pada Tahun 2019 seluruh PBF di Indonesia telah memiliki sertifikat CDOB.

Sosialisasi PERKA BPOM RI No. 25 Tahun 2017 dan Implementasi Aplikasi E-Sertifikasi CDOB
PT. Indofarma Global Medika menghadiri acara Sosialisasi PERKA BPOM RI No.25 Tahun 2017 dan Implementasi Aplikasi E-Sertifikasi CDOB

Manager Pengembangan Bisnis PT. Indofarma Global Medika

 

BANTUAN SUMBANGAN PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA KE PT. INDOFARMA (PERSERO) Tbk – KISS ( KOMUNITAS ISLAM INDOFARMA BERSAUDARA SAMPAI SURGA )

Pada hari Kamis 31 Mei 2018 PT. Indofarma Global Medika turut berpartisipasi dalam menyumbangkan bantuan berupa uang, buku-buku, Al Qur’an dan baju-baju bekas layak pakai untuk acara KISS ( Komunitas Islam Indofarma berSaudara sampai Surga ) berupa Kegiatan Rutin : Kajian Islam Sepekan Sekali, Kuras lemari untuk Berbagi, Bantuan Dana Pengobatan untuk dhuafa, KISS Orang Tua Asuh. Program KISS  ini sendiri adalah sebagai berikut :

  1. TASIK (Tahsin Asiik), kegiatan ini full selama ramadhan, setiap Ba’da Zuhur di Hari Kerja.
  2. GESERLAT (Gerakan Sebar Alat Sholat), kegiatan ini adalah mendistribusikan alat sholat yang bersih dan wangi ke tempat-tempat umum seperti stasiun, terminal, pasar dan lain-lain.
  3. WAKAF Al Qur’an, kegiatan ini terbuka untuk siapa saja yang mau waqaf Al Qur’an. Insya Allah akan menjadi sedekah jariyah bagi y ang berwaqaf atas setiap huruf yang dibaca oleh penerima waqaf Al Qur’an.
  4. KURAS LEMARI UNTUK BERBAGI, yaitu kegiatan mengumpulkan dan menyalurkan pakaian yang layak pakai yang akan disalurkan kepada yang membutuhkan.
  5. SERBU (SEBAR BUKA PUASA), kegiatan ini adalah member makan untuk berbuka bagi orang berpuasa, Insya Allah akan didistribusikan ke RSUD Cibitung, RS Karya Medika Cikarang dan RSUD Bekasi.
  6. KRBP (Kiss Ramadhan Bantuan Pengobatan)

Dalam memberi sumbangannya, PT. Indofarma Global Medika diwakili oleh Ibu Mario Apriliansyah dan Ibu Merry Oktarina diserahterimakan kepada Panitia Acara KISS, dengan Ibu Rully dan Ibu Ery.

Selain tujuan utama adalah membantu orang yang kurang mampu, tujuan lainnya adalah bertujuan untuk mempererat hubungan PT. Indofarma (Persero) Tbk sebagai induk perusahaan dengan  PT. Indofarma Global Medika sebagai anak perusahaan.

  

    

SOSIALISASI BUDAYA PERUSAHAAN “ SI JEMPOL”

Dalam rangka meningkatkan kinerja perusahaan dan mutu layanan kepada pelanggan, PT. Indofarma Global Medika membuat slogan budaya perusahaan yang mudah diingat oleh seluruh karyawannya yaitu“SI JEMPOL”.

Slogan budaya perusahaan ini untuk menciptakan sinergi yang positif dan memotivasi karyawan bekerja dengan tujuan yang sama agar PT. Indofarma Global Medika menuju ke arah yang lebih baik lagi. Adapun kepanjangan dari “SI JEMPOL” adalah :

1. S : Solid              

Insan IGM selalu memastikan terwujudnya satu rasa, satu pikiran dan satu tindakan untuk saling menyayangi, melindungi, serta membela, sehingga terbangun rasa saling percaya.

2. I : Integrasi                  

 Insan IGM selalu memastikan rasa, pikiran dan tindakannya selaras dengan    tujuan perusahaan. Walaupun dari unsur-unsur yang saling berbeda namun  tetap menghasilkan keserasian fungsi.

3. J : Jujur                                                                                                                                            

Insan IGM selalu mengutamakan kejujuran dalam setiap aspek pekerjaan, melalui ketulusan, kedisiplinan dan komitmen untuk membangun kepercayaan.

4. E : Ekselen ( Unggul )        

Insan IGM selalu melakukan perbaikan terus menerus untuk menjadi yang terbaik melalui Inovasi dan Kreativitas yang berorientasi pada memberikan nilai tambah dan hasil terbaik.

5. M : Mutu      

 Insan IGM selalu menjamin layanan dan produk yang ditawarkan memiliki  kualitas mutu yang prima.

6. P : Profesional        

Insan IGM selalu mengedepankan keahlian dan kompetensi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab serta berkomitmen untuk senantiasa memberikan solusi yang terbaik.

7. O : Optimis        

Insan IGM selalu berpengharapan baik dalam menghadapi segala tantangan dan selalu optimis akan kuasa Tuhan Yang Maha Esa.

8. L : Loyalitas                                                                                                                          

Insan IGM harus tetap menunjukkan loyalitas tinggi demi kemajuan Perusahaan.

Diharapkan dengan slogan budaya perusahaan “SI JEMPOL”dapat diterapkan oleh karyawan dalam pekerjaan sehari-hari, menciptakan budaya positif dalam bekerja sehingga tujuan PT. Indofarma Global Medika menuju ke arah yang lebih baik lagi dapat tercapai.

 

FOCUS GROUP DISCUSSION DENGAN TEMA “PELUANG DAN TANTANGAN TEKNOLOGI MATERIAL MENDUKUNG INDUSTRI PANGAN DAN KESEHATAN” DI GEDUNG II BPPT

Pada hari Rabu 14 Maret 2018 Direktur PT. Indofarma Global Medika, Bapak Mario Apriliansyah S.T, M.T mendapat undangan menjadi Narasumber  pada Focus Group Discussion (FGD)  dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dengan tema “Peluang dan Tantangan Teknologi Material Mendukung Industri Pangan dan Kesehatan”.  Acara ini dihadiri oleh pakar dari lembaga Litbang, Pemerintahan/ Kementerian dan Industri bertempat di Gedung II BPPT, Jalan M.H Thamrin No.8 Jakarta Pusat.

PT. Indofarma Global Medika diundang sebagai Narasumber mengenai Tindak Lanjut Aksi Pengembangan Industri Alat Kesehatan sesuai Permenkes No.17 Tahun 2017. Judul Materi yang dipaparkan oleh Direktur PT. Indofarma Global Medika, Bapak Mario Apriliansyah, S.T, M.T adalah Roadmap Pengembangan Industri Alat Kesehatan Indonesia Menuju Negara Industri Tangguh 2015 – 2035 yang memaparkan tentang : Analisa Peluang Alat Kesehatan di Indonesia, Kendala yang dihadapi Industri Alat Kesehatan Dalam Negeri, Bahan baku Alat Kesehatan yang dikembangkan secara nasional, Pengembangan teknologi, Kondisi pasar Alat Kesehatan Nasional saat ini dan Timeline Roadmap industri alat kesehatan Indonesia.

Industri Pangan dan Alat Kesehatan adalah merupakan industri andalan yaitu industri prioritas yang berperan besar sebagai penggerak utama (prime mover) perekonomian di masa yang akan datang.

Sasaran kegiatan Focus Group Discussion ini adalah teridentifikasinya potensi dan permasalahan teknologi material dalam mendukung industri pangan dan kesehatan.  Maksud kegiatan ini adalah sebagai bahan masukan kebijakan Teknologi secara makro dan mikro kepada pemerintah untuk perumusan kebijakan Teknologi Material dalam rangka mendukung Nawacita Pemerintah.

Sedangkan Tujuannya adalah untuk membuat proyeksi kebutuhan teknologi material hingga tahun 2035 sehingga dapat dipakai oleh pemangku kepentingan dalam menentukan arah dan tujuan organisasinya maupun kebijakan pendukung yang akan diterapkan menuju ke arah peningkatan daya saing industri dan kemandirian bangsa.

Dari semua paparan narasumber menjadi masukan BPPT untuk persiapan Kongres Teknologi Nasional 2018 dan penguatan inovasi di bidang teknologi material.

Foto Bersama Narasumber dari Kementerian dan instansi Pemerintah
Direktur PT. Indofarma Global Medika dan Narasumber lainnya
Pemaparan Materi dari Direktur PT. Indofarma Global Medika

Foto bersama Narasumber dan Peserta FGD

END USER TRAINING SAP ( SYSTEM ANALYSIS AND PROGRAM DEVELOPMENT ) PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA

Untuk meningkatkan hasil pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan, internal PT. Indofarma Global Medika melakukan perubahan sistem dengan mengaplikasikan SAP ( System Analysis and Program Development ).

Training End User diadakan di hotel MBV Cikarang selama 5 hari mulai tanggal 11 Februari sampai dengan 15 Februari 2018, yang diikuti oleh seluruh Supervisor Administrasi dan user kantor pusat dan cabang PT. Indofarma Global Medika.

Training ini membahas kebijakan Penjualan dari bidang – bidang terkait yaitu : bidang Sales Reguler, Bidang Sales Institusi, Bidang KSO (Kerjasama Operasi ), bidang Logistik dan bidang Akuntansi, Keuangan dan Pajak, Bidang SDM, Umum dan IT, Bidang Business Development dan Bidang CSRC ( Corporate Strategic Risk and Compliance ).

Modul-modul sistem yang diperbaharui adalah sistem MM (Material Management ), WM (Warehouse Management), SD (System Distribution), FICO (Financial Controlling), HCM (Human Capital Management).    PT. Indofarma Global Medika berupaya memperbaiki infrastruktur dengan mengikuti perkembangan teknologi untuk hasil pelayanan yang lebih baik lagi kepada pelanggan. Diharapkan dengan training SAP (System Analysis and Program Development) ini pelayanan ke pelanggan menjadi lebih cepat dan memberikan hasil yang memuaskan bagi pelanggan.

Selain itu pula PT. Indofarma Global Medika berbenah diri dan siap dalam persaingan di bidang Farmasi dan Alat Kesehatan dengan melakukan Sertifikasi CDOB ( Cara Distribusi Obat yang Baik ), Sertifikasi CDAKB ( Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik ) dan ISO ( International Standard Operation ) sebagai salah satu syarat Distributor Obat dan Alat Kesehatan di Indonesia.

Tanya Jawab Direksi PT. Indofarma Global Medika dan  User
Direksi PT. Indofarma Global Medika dan PT. Indofarma (Persero) Tbk
Peserta Training SAP
Peserta Training SAP
Foto Bersama Peserta Training SAP

SEMINAR NASIONAL DAN RAPAT KOORDINASI DAERAH IAI (IKATAN APOTEKER INDONESIA) PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2018

Pada tanggal 24 Februari 2018 diadakan Seminar Nasional dan Rapat Koordinasi Daerah Ikatan Apoteker Indonesia Propinsi Kalimantan Selatan di Hotel Royal Jelita, Jalan Ahmad no.448 Banjarmasin. Acara ini dihadiri oleh apoteker – apoteker yang bekerja di instansi yang berkaitan dengan kesehatan ( Dinas Kesehatan, RSUD, Puskesmas dan Apotek ) yang tergabung dalam Ikatan Apoteker Indonesia di wilayah Kalimantan Selatan.

PT. Indofarma Global Medika Cabang Banjarmasin ikut berpartisipasi dalam acara ini. PT. Indofarma (Persero) Tbk membuka stand dan direct selling produk OTC, OGB dan Diagnostik, serta display produk Urispas dan CoAmox.

Sasaran PT. Indofarma Global Medika cabang Banjarmasin adalah apoteker yang bekerja pada Dinas Kesehatan, RSUD dan Puskesmas. Target dalam pembukaan stand dalam acara ini adalah mempromosikan produk OGB, OTC dan Diagnostik PT. Indofarma (Persero) Tbk, dimana PT. Indofarma Global Medika adalah sebagai distributor nya.

Dengan mengikuti seminar atau Rapat Koordinasi Daerah seperti ini diharapkan produk – produk yang dipromosikan dapat dikenal oleh masyarakat luas.

 

Rapat Koordinasi Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Propinsi Kalimantan Selatan Tahun 2018

Stand PT. Indofarma (Persero) Tbk

Forge of Empires Cheats

With free diamonds cheat codes and hacks that we provided you,you can enjoy in the game without any waiting for forge points to replenish.Our cheats are completely free and user-friendly,so make sure to hit that download button and join to thousands of satsified users.

Get all In-App purchases including forge points, coins and diamonds completely free with our cheats and hacks. Choose age, great buildings, or diamonds amount you prefer and join thousands of satisfied users today.

PRA RAKERKESDA PROPINSI RIAU TAHUN 2018

Pada tanggal 6 Februari dan 7 Februari 2018 (2 hari) Dinas Kesehatan Propinsi Riau menggelar Pra Rapat Kerja Kesehatan daerah ( Rakerkesda ) Propinsi Riau Tahun 2018 bertempat di Hotel Pangeran Pekanbaru. Acara ini dibuka oleh Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek.

Rakerkesda Tahun 2018 ini mengusung tema “Pencapaian SPM ( Standar Pelayanan Minimal ) Kesehatan Melalui Pendekatan Keluarga Sehat dan Universitas Health Coverage Menuju Riau Sehat”. Acara ini dihadiri oleh 300 peserta diantaranya adalah dari perwakilan Rumah Sakit baik Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota, swasta, Komisi V DPRD Provinsi Riau, Dirjen P2P Kemenkes RI, Kepala Badan PPSDM Kemenkes RI, deputi BPJS wilayah Riau, Sumatera Barat  dan Jambi.

Tujuan Rakerkesda Propinsi Riau Tahun 2018 adalah dalam rangka sinkronisasi visi, misi dan program di sektor kesehatan, dimana ke depannya Dinas Kesehatan Propinsi Riau berupaya untuk menunjang pencapaian standar pencapaian standar pelayanan minimal Pemerintah daerah di bidang kesehatan dalam mendukung pencapaian indeks keluarga sehat di Propinsi Riau. Ditambahkan pula oleh Gubernur Propinsi Riau, Gubri H Arsyadjuliandi Rachman bahwa meningkatkan kualitas kesehatan di Propinsi Riau sangat penting untuk dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam acara ini juga diadakan pameran alat kesehatan yang diikuti oleh beberapa Perusahaan Alat Kesehatan dan beberapa instansi yang bergerak di bidang kesehatan.  PT. Indofarma Global Medika Cabang Pekanbaru dan PT. Indofarma, Persero (Tbk) ikut serta dalam pameran ini.  Alat Kesehatan yang dipamerkan adalah Alat Pendeteksi Kanker Serviks yaitu yang diberi brand SMART Cerviscope, dan Produk Hospital Furniture dari Indomach PT. Indofarma (Persero), Tbk.

Kepala Badan PPSDM sekaligus Komisaris Utama PT. IGM,                                     Bapak Usman Sumantri menghampiri booth PT. Indofarma                                    (Persero), Tbk

 

 

 

 

 

 

 

4 reasons why you are not losing weight on the keto diet

The keto diet is usually low in carbohydrates. Lately, this way of dieting has been increasingly practised and popularised among anyone who wants to lose weight and improve their health. A keto diet has been shown to not only improve health but to improve blood sugar levels as well.

To maximize the benefits of a keto diet, there are few things you should pay attention to. On the other hand, there are things which can prevent you from achieving the best results. Here are 4 reasons why you are not losing weight on the keto diet.

1.     Too many carbs

 

One of the main reasons why you do not lose weight is that you consume too many carbohydrates. To get into a state of ketosis, in which your body burns fat instead of glucose to get energy – carbohydrate levels need to be drastically reduced. More specifically, only 5% of total calories should come from carbohydrates.

Carbohydrate withdrawal is not an easy process at all, and it’s pretty normal to feel bad about getting used to the keto diet. However, to reach and maintain ketosis, carbohydrates must be reduced to the recommended intake.

2.     Malnutrition

 

No matter what diet it is, the key to any successful weight loss is a healthy and nutritious diet. Relying on processed foods can often result in extra pounds even if they are “keto” foods. Foods poor in nutrients, vitamins and minerals as well as antioxidants are often high in calories.

For optimal calorie and nutrient intake in each diet, rely on unprocessed foods such as eggs, fish, avocados and olive oil, as well as low-carb vegetables such as broccoli and other green vegetables.

3.     No supplements

 

We are all a bit enthusiastic when we start our new diet. Still, the speed at which we lose weight varies from person to person. Although the keto diet promises results for every person, the rate at which we lose weight can vary. Fortunately, there are ways to influence weight loss while on a keto diet.

Dietary supplements such as Ultra Fast Keto Boost can help in weight-reducing. This supplement boosts ketosis ensuring a better fat burn in a completely natural way. Ultra Fast Keto Boost contains beta-hydroxybutyrate, which is the first substrate that kicks the metabolic state of ketosis into action. So, with the help of this supplement, you can affect ketosis in your body in a completely natural way.

4.     Too many calories

 

To successfully lose excess weight, you need to burn fewer calories than you consume or burn excess calories by exercising. Many keto foods, such as avocados, olive oil, or nuts, contain high amounts of healthy fats, which means that they are a calorie, and it is important to control their daily intake. If you are consuming more calories than you are consuming, it is impossible to lose weight. By cutting out carbs, you will still feel better but the pounds will remain the same

RAPAT KERJA NASIONAL (RAKERNAS) PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA TAHUN 2018

Pada tanggal 7 Januari 2018 sampai dengan 10 Januari 2018 PT. Indofarma Global Medika mengadakan Rapat Kerja Nasional Tahun 2018 yang bertema Growth Profit Solid Through Organic and Anorganic Growth of Business” bertempat di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, selain diisi dengan pemaparan Target dan Program Kerja tiap bidang dilanjutkan dengan kunjungan Pabrik ke Indomach di Manggarai dan PT. Indofarma (Persero) Tbk di Cibitung. Acara ini dihadiri oleh seluruh Kepala Cabang  dan jajaran Manajemen PT. Indofarma Global Medika serta dihadiri pula oleh Komisaris Utama Bapak  drg. Usman Sumantri dan Komisaris Bapak Drs. M. Wahyuli Syafari,Apt. Selain itu PT. Indofarma Global Medika juga mengundang beberapa Principal yang bekerjasama di Tahun 2018 untuk memaparkan target dan program kerja mereka dalam bermitra dengan PT. Indofarma Global Medika.

Selain menjadi distributor obat dan alat kesehatan, di Tahun 2018 PT. Indofarma Global Medika berupaya meningkatkan pertumbuhan bisnisnya secara Organik dan Anorganik salah satunya di bidang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit ( SIMRS ), karena  PT. Indofarma Global Medika melihat peluang yang bagus dalam perkembangan Teknologi Infomasi Rumah Sakit saat ini.

Di Tahun 2018 ini PT. Indofarma Global Medika memiliki divisi baru yaitu Corporate Strategic Risk and Compliance (CSRC) yaitu divisi yang melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap Resiko yang bersifat strategis maupun resiko akibat proses bisnis, disamping itu pula divisi ini menjadi playmaker dalam implementasi Pedoman Perilaku Bisnis ( code of conduct ) yang diharapkan dengan adanya pedoman ini dapat menjadi panduan untuk menjawab pertanyaan atau memecahkan masalah etika perilaku ketika pilihan yang tepat mungkin tidak jelas. Pedoman ini merangkum prinsip-prinsip utama kepatuhan, menyoroti masalah yang menimbulkan konsekuensi hukum dan etika secara signifikan apabila ditangani secara keliru dan memberikan panduan untuk tindakan yang tepat. Panduan ini dan akan membangun kepercayaan dan kredibilitas dengan Pelanggan, Mitra, Karyawan dan Pemegang Saham sehingga PT. Indofarma Global Medika dapat melakukan kegiatan bisnis secara bertanggung jawab setiap hari. PT. Indofarma Global Medika saat ini juga tengah melakukan peralihan sistem ke System Analysis and Program Development (SAP) untuk meningkatkan pengendalian yang sistematis di internal PT. Indofarma Global Medika.

Untuk meningkatkan pengetahuan produk dan proses produksi maka pada hari Senin 8 Januari 2018 seluruh peserta Rakernas melakukan kunjungan ke Pabrik Indomach PT. Indofarma (Persero) Tbk di Manggarai, untuk mengetahui lebih jauh produk Hospital Furniture dan alat pendeteksi kanker serviks. Keunggulan produk yang diperkenalkan ini adalah memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) 70%. Pada kunjungan ini diperlihatkan pula proses pembuatan Hospital Furniture di dalam Pabrik Indomach.

Tanggal 9 Januari 2018, malam harinya diadakan makan malam bersama para mantan Direksi PT. Indofarma Global Medika, yang bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi kekeluargaan di PT. Indofarma Global Medika.

Tanggal 10 Januari 2018 seluruh peserta Rakernas melakukan kunjungan Pabrik ke PT. Indofarma (Persero) Tbk di Cibitung untuk melihat cara pembuatan obat dan Training  sistem ERP terbaru yaitu System Analysis and Program Development (SAP) yang akan diaplikasikan diimplementasikan di awal tahun 2018.

Dalam Rapat Kerja Nasional Tahun 2018 ini masing- masing bidang melakukan presentasi, memaparkan target dan program kerja bidangnya, dengan harapan setelah acara  Rapat Kerja Nasional  Tahun 2018 ini semua karyawan dan manajemen dapat mencapai tujuan di Tahun 2018, bekerja dengan baik serta menjalankan pedoman etika perilaku bisnis, untuk kemajuan PT. Indofarma Global Medika ke arah yang lebih baik melalui sistem ERP yang baru, yaitu System Analysis and Program Development (SAP)  sehingga  diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada pelanggan.

Pemberian Sertifikat Apresiasi kepada PT. Widatra
Pemberian Sertifikat Apresiasi kepada PT. Kirana
Pemberian Apresiasi kepada Kepala Cabang PT. Indofarma Global Medika Terbaik 2017
Acara Ramah Tamah dan Makan malam bersama mantan Direksi PT. Indofarma Global Medika
Foto bersama seluruh Kepala Cabang PT. Indofarma Global Medika di Hotel Grand Cempaka – Cempaka Putih
Presentasi Indomach PT. Indofarma (Persero) Tbk di Manggarai
Peserta Rakernas saat kunjungan ke Indomach PT. Indofarma (Persero) Tbk
Kunjungan ke Pabrik Indomach PT. Indofarma (Persero) Tbk – Hospital Furniture
Direksi PT. Indofarma Global Medika dan Peserta Raker saat kunjungan Pabrik PT. Indofarma (Persero) Tbk Cibitung
Training System Analysis and Program Development (SAP) di PT. Indofarma (Persero) Tbk Cibitung
Kunjungan Peserta Rakernas ke Gudang Penyimpanan PT. Indofarma (Persero) Tbk di Cibitung
Kunjungan Peserta Raker ke Pabrik Obat PT. Indofarma (Persero) Tbk di Cibitung
Aktivitas karyawan Pabrik PT. Indofarma (Persero) Tbk