PENYELENGGARAAN PELATIHAN HIPNOTHERAPY DI KANTOR PUSAT DAN KANTOR CABANG PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA

Sehubungan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di PT. Indofarma Global Medika, pada bulan Juli 2018 ini mulai diadakan pelatihan untuk seluruh  karyawannya.

Pelatihan pertama diadakan pada hari Selasa 10 Juli 2018 di kantor Pusat PT. Indofarma Global Medika beralamat di Kompleks Infinia Park Blok B.86 Jl. Saharjo no.45 Jakarta Selatan.

Training pertama diadakan pada hari Selasa 10 Juli 2018, Materi yang diberikan pada sesi pertama mulai dari pukul 08.00 sampai dengan 12.00 WIB adalah Hipnotherapy, tujuannya adalah untuk memotivasi karyawan untuk bekerja dan berpikiran positif sehingga karyawan dapat bekerja dengan baik. Peserta pelatihan ini  berjumlah kurang lebih 10 orang yaitu terdiri dari Supervisor Administrasi, Supervisor Sales dan Salesman Pusat dan cabang PT. Indofarma Global Medika.

Dilanjutkan pada sesi kedua pukul 13.00 sampai dengan 17.00 WIB dengan Materi Sales Management yaitu Pengajuan Purchase Analis sampai dengan Purchase Requesition (PR). Instruktur dalam Pelatihan ini adalah Ibu Merry Oktarina, S.T, Sales Manager bidang Sales Reguler di PT. Indofarma Global Medika Pusat.

Diharapkan dengan  pelatihan ini dapat membangun pikiran positif seluruh karyawan dalam bekerja dan tambahan pemahaman untuk proses bisnis di PT. Indofarma Global Medika. Pelatihan Hipnotherapy ini juga dilakukan di kantor cabang Purwokerto dan Mataram.

Direktur PT. Indofarma Global Medika memberikan arahan kepada peserta Pelatihan
Peserta Pelatihan Kelas Pertama Hipnotherapy
Pemberian Materi kepada Peserta Pelatihan
Pemberian sugesti kepada salah satu peserta Pelatihan
Pengarahan Manager Bidang SDM, Bapak Adril Syafei kepada peserta Pelatihan
Bidang SDM, Bapak Agus Kuanto memberikan arahan kepada peserta Pelatihan
Praktek dan Pemberian sugesti kepada salah satu peserta Pelatihan
Pelatihan Hipnotherapy di PT. Indofarma Global Medika Cabang Purwokerto
Pelatihan Hipnotherapy di PT. Indofarma Global Medika Cabang Mataram

ACARA BUKA BERSAMA KANTOR PUSAT PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA

Pada tanggal 31 Mei  2018 bersamaan dengan End of Month (EOM), PT. Indofarma Global Medika mengadakan buka bersama bertempat di kantor pusat, Kompleks Infinia Park Jl. Dr. Saharjo No.45 Blok B.86 Jakarta Selatan 12850. Dalam acara ini mengundang  beberapa anak yatim piatu dari Yayasan Panti Asuhan Al Ma’shum yang beralamat  di Jl. Swadaya 1 RT. 007/008, Kelurahan Manggarai Kecamatan Tebet Jakarta Selatan.

Acara buka puasa bersama ini dihadiri oleh karyawan dan jajaran Direksi PT. Indofarma Global Medika. Melengkapi acara ini diisi ceramah oleh ustadz H. Mohammad Mansyur S.E. Tema ceramah yang disampaikan dalam acara ini adalah manfaat bersedekah bagi seorang muslim. Bersedekah tidak membuat seorang muslim menjadi kekurangan/ miskin tetapi banyak manfaat positif bagi seorang muslim jika melakukan sedekah.

Dalam acara ini PT. Indofarma Global Medika memberikan santunan kepada beberapa anak yatim piatu yang datang.  Takjil  pembuka puasa juga disiapkan oleh Divisi Umum dan SDM. Selain berbuka puasa, tujuan acara ini adalah mempererat silahturahmi antara karyawan dan direksi PT. Indofarma Global Medika.

 

PT. INDOFARMA (PERSERO) Tbk MEMPRODUKSI OBAT BARU YAITU : INDOMAG DAN GENISON 20

PT. Indofarma (Persero) Tbk sebagai induk perusahaan PT. Indofarma Global Medika memproduksi Produk baru yaitu Indomag dan Genison 20.

1.  Indomag

Adalah Obat Maag yang diperuntukkan untuk keluarga. Dikategorikan       sebagai produk Over The Counter ( OTC ), pemasarannya tidak memerlukan resep dokter, dapat dibeli di apotek.

a. Info Produk Indomag

– Komposisi

Dried Alumunium Hydroxide 325 mg, Magnesium Hydroxide 325 mg,              Simethicone 50 mg

–  Indikasi

Untuk mengurangi gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung, tukak usus  dua belas jari, dengan gejala-gejala : mual, nyeri lambung, nyeri ulu hati, kembung dan perasaan penuh pada lambung.

– Dosis

Dewasa  : 3 – 4 kali sehari 1-2 sendok takar ( 5-10 ml)

Anak-anak : 6-12 tahun : 3 – 4 kali sehari ½ – 1 sendok takar (2,5 – 5 ml).

Diminum 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan dan menjelang tidur

– Bentuk Sediaan

Sirup Suspensi Rasa Mint

–  Kemasan

Botol isi 150 ml

– HET

Rp. 14.300,-

b. Feature & Benefit

–  Antasida (Alumunium Hydroxide & Magnesium Hydroxide) : Menetralisir asam lambung sehingga isi lambung menjadi tidak korosif (tidak mengkikis mukosa lambung), ini juga membantu mengatasi nyeri yang diakibatkan luka dan sensasi terbakar dalam refluks asam lambung.

– Antiflatulent (Simethicone) : Memecah gelembung – gelembung gas yang ada di dalam usus sehingga meredakan perut kembung, sendawa terus menerus, dan rasa tidak nyaman/ nyeri dalam perut.

– Kombinasi (Antasida & Antiflatulent) : Pada saat lambung dinetralisir oleh Antasida, maka dapat memicu terbentuknya gas yang menyebabkan kembung pada perut. Antiflatulent akan memecah produksi gas tersebut sehingga kembung hilang.

c. Keunggulan

– Isi lebih banyak dan harga terjangkau.

– Bisa digunakan untuk dewasa dan anak-anak.

– Obat maag kombinasi antasida dan antiflatulent mampu meredakan gejala maag secara cepat.

– Dapat dibeli secara swamedikasi (bebas), tanpa resep dokter untuk pertolongan pertama gejala maag tiba.

2Genisone 20

Obat yang diperuntukan bagi anak-anak yang memiliki kelainan bawaan     sistem hormon kelenjar anak ginjal dapat disebut juga  sebagai Hiperlasia Adrenal Kongenital ( ukuran kelenjar ginjal penderita lebih besar dari ukuran normal ).

a.  Info Produk Genisone 20

– Komposisi : Tiap Tablet mengandung hydrocostisone 20 mg

– Kemasan   :  kotak @ 1 botol @ 50 tablet

– Mekanisme kerja : Glukokortikoid alami (hydrocortisone dan cortisone), yang juga mempunyai sifat penahan garam digunakan terapi pengganti pada keadaan defisiensi adrenokortikal. Analog sistesisnya terutama digunakan karena efek antiflamasi yang potensi pad gangguan organ-organ Glukokortikoid menyebabkan efek metabolic yang dalam dan bervariasi. Selain itu, glukokortikoid mengubah respon imun tubuh terhadap bermacam- macam rangsangan.

– Indikasi : gangguan endokrin : insufisiensi adrenokortikal primer atau      sekunder ; hyperplasia adrenal kongenital.

–  Dosis dan Pemberian :

Dosis pada anak disesuaikan untuk setiap pasien dan tergantung pada berat ringannya penyakit dan respon pasien terhadap terapi. Dosis pada insufisiensi korteks adrenal adalah sebesar 7,5-15mg/m2/hari, dibagi menjadi 3 dosis yang sama (sesegera mungkin di pagi hari, siang dan malam hari). Dosis pagi hari dapat lebih tinggi dari 2 dosis lainnya. Pada hyperplasia adrenal kongenital, umumnya dosis yang diberikan adalah 10-15 mg/m2/hari dibagi 2-3 kali pemberian dalam sehari.

Pada pasien yang mendapatkan terapi sulih hormon, pemberian dosis hydrocorticone pada kondisi stress seperti trauma, infeksi atau tindakan bedah harus dinaikan sebanyak 2-4 kali lipat dan jika diperlukan pasien dapat menerima terapi parenteral.

 

PELATIHAN SALES MANAGEMENT UNTUK SALES MANAGER DAN KEPALA CABANG PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA

Dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia, PT. Indofarma Global Medika melakukan pelatihan pada karyawannya. Selama 3 hari yaitu tanggal 5 Juni 2018 sampai dengan 7 Juni 2018 bertempat di PPM Manajemen Jl. Menteng Raya No. 9 -19 Jakarta Pusat. PT. Indofarma Global Medika mengikutsertakan 2 orang perwakilan yaitu Ibu Merry Oktarina sebagai Sales Manager bidang Sales Reguler dan Bapak Ade Irwan sebagai Kepala Cabang PT. Indofarma Global Medika Cabang Semarang untuk mengikuti pelatihan Sales Management. Jumlah Peserta pada pelatihan ini adalah 10 orang.

Adapun Sasaran Pelatihan ini adalah diharapkan peserta dapat memahami :

  • Tanggung Jawab Sales Manager
  • Tantangan Sales Management
  • Perencanaan dan Peramalan Penjualan
  • Perencanaan tenaga Penjualan
  • Anggaran Penjualan
  • Building Superior Sales Force

Materi yang diberikan berkaitan dengan aktivitas Ibu Merry Oktarina sebagai Sales Manager bidang Sales Reguler dan Bapak Ade Irwan yaitu sebagai Kepala Cabang Semarang.

Pada Pelatihan ini Ibu Merry Oktarina  terpilih menjadi peserta terbaik dan komunikatif.  Bapak  Ade Irwan juga terpilih menjadi peserta terbaik dan teraktif yang mendapat bintang terbanyak dalam lembar prestasi dalam setiap sesi kegiatan pelatihan.   Kedua peserta  wakil dari PT. Indofarma Global Medika adalah yang terbaik dalam Pelatihan ini. Diharapkan dengan mengikuti pelatihan ini Sumber Daya Manusia PT. Indofarma Global Medika mendapat tambahan ilmu dan dapat meningkatkan dan menggali potensi diri masing-masing sesuai dengan penempatan di bidangnya.

Ibu Merry Oktarina terpilih menjadi peserta terbaik dan komunikatif dalam Pelatihan
Bapak Ade Irwan terpilih menjadi peserta terbaik dan teraktif dalam Pelatihan
Foto Bersama Pemberi Materi dan Peserta Pelatihan

PEDAGANG BESAR FARMASI (PBF) WAJIB SERTIFIKASI CARA DISTRIBUSI OBAT YANG BAIK (CDOB)-PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA

Pada hari Kamis 31 Mei 2018 Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan Kepala BPOM RI Nomor 25 Tahun 2017 tentang Tata Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) bertempat di Aula Gedung C Badan POM, Jl. Percetakan Negara No.23 Jakarta Pusat.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat dan NPP, Hardaningsih yang mewakili Kepala BPOM RI untuk membuka acara. Disampaikan beliau bahwa peraturan Kepala BPOM RI untuk sertifikasi ini mewajibkan penerapan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) bagi Pedagang Besar Farmasi (PBF). Penerapan standar CDOB bertujuan untuk mempertahankan konsistensi mutu obat yang diproduksi oleh industri farmasi sepanjang jalur distribusinya sampai ke tangan konsumen. Bahwa dari produksi obat sampai ke jalur peredarannya diatur, demikian juga dengan distribusinya.

Sehingga obat-obatan yang didistribusikan tidak sembarangan, tetapi ada jalurnya, yaitu dari Pabrik melalui PBF, dan dari PBF ke apotek, ke rumah sakit, ke klinik.

Untuk mewujudkan Indonesia bebas dari peredaran obat illegal dan penyalahgunaan obat, BPOM RI berkomitmen melakukan percepatan sertifikasi CDOB secara online (e-sertifikasi CDOB) yang dapat memfasilitasi proses sertifikasi PBF di seluruh Indonesia secara efektif dan efisien.

Dalam acara ini PT. Indofarma Global Medika diwakili oleh Bapak Toni Kurniawan selaku Manager Bisnis Development. Beliau mengatakan bahwa Kebijakan BPOM RI ini harus didukung mengingat banyak temuan obat-obatan di luar yang tidak asli, illegal dan PT. Indofarma Global Medika sebagai distributor wajib mengamankan peredaran obat. PT. Indofarma Global Medika berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat.

PT. Indofarma Global Medika telah memiliki Sertifikasi CDOB untuk cabang Aceh, Jakarta, Lampung, Palembang, Purwokerto, Surabaya, Tangerang, Denpasar, Jember, Semarang, Malang dan Padang. Untuk beberapa cabang yang lain masih dalam proses Sertifikasi.

Dalam catatan BPOM RI selama periode Januari sampai dengan Mei 2018 telah menerbitkan 120 sertifikat CDOB untuk 69 PBF. Secara keseluruhan dari 2.232 PBF yang aktif di Indonesia, BPOM RI telah menerbitkan 729 sertifikat CDOB untuk 410 PBF (18,37%) Pusat dan Cabang di seluruh Indonesia.

Berdasarkan Peraturan Kepala BPOM RI  No.25 Tahun 2017 tentang Tata Cara Sertifikasi CDOB. Maka seluruh PBF wajib melakukan Sertifikasi CDOB, sehingga pada Tahun 2019 seluruh PBF di Indonesia telah memiliki sertifikat CDOB.

Sosialisasi PERKA BPOM RI No. 25 Tahun 2017 dan Implementasi Aplikasi E-Sertifikasi CDOB
PT. Indofarma Global Medika menghadiri acara Sosialisasi PERKA BPOM RI No.25 Tahun 2017 dan Implementasi Aplikasi E-Sertifikasi CDOB

Manager Pengembangan Bisnis PT. Indofarma Global Medika

 

BANTUAN SUMBANGAN PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA KE PT. INDOFARMA (PERSERO) Tbk – KISS ( KOMUNITAS ISLAM INDOFARMA BERSAUDARA SAMPAI SURGA )

Pada hari Kamis 31 Mei 2018 PT. Indofarma Global Medika turut berpartisipasi dalam menyumbangkan bantuan berupa uang, buku-buku, Al Qur’an dan baju-baju bekas layak pakai untuk acara KISS ( Komunitas Islam Indofarma berSaudara sampai Surga ) berupa Kegiatan Rutin : Kajian Islam Sepekan Sekali, Kuras lemari untuk Berbagi, Bantuan Dana Pengobatan untuk dhuafa, KISS Orang Tua Asuh. Program KISS  ini sendiri adalah sebagai berikut :

  1. TASIK (Tahsin Asiik), kegiatan ini full selama ramadhan, setiap Ba’da Zuhur di Hari Kerja.
  2. GESERLAT (Gerakan Sebar Alat Sholat), kegiatan ini adalah mendistribusikan alat sholat yang bersih dan wangi ke tempat-tempat umum seperti stasiun, terminal, pasar dan lain-lain.
  3. WAKAF Al Qur’an, kegiatan ini terbuka untuk siapa saja yang mau waqaf Al Qur’an. Insya Allah akan menjadi sedekah jariyah bagi y ang berwaqaf atas setiap huruf yang dibaca oleh penerima waqaf Al Qur’an.
  4. KURAS LEMARI UNTUK BERBAGI, yaitu kegiatan mengumpulkan dan menyalurkan pakaian yang layak pakai yang akan disalurkan kepada yang membutuhkan.
  5. SERBU (SEBAR BUKA PUASA), kegiatan ini adalah member makan untuk berbuka bagi orang berpuasa, Insya Allah akan didistribusikan ke RSUD Cibitung, RS Karya Medika Cikarang dan RSUD Bekasi.
  6. KRBP (Kiss Ramadhan Bantuan Pengobatan)

Dalam memberi sumbangannya, PT. Indofarma Global Medika diwakili oleh Ibu Mario Apriliansyah dan Ibu Merry Oktarina diserahterimakan kepada Panitia Acara KISS, dengan Ibu Rully dan Ibu Ery.

Selain tujuan utama adalah membantu orang yang kurang mampu, tujuan lainnya adalah bertujuan untuk mempererat hubungan PT. Indofarma (Persero) Tbk sebagai induk perusahaan dengan  PT. Indofarma Global Medika sebagai anak perusahaan.

  

    

SOSIALISASI BUDAYA PERUSAHAAN “ SI JEMPOL”

Dalam rangka meningkatkan kinerja perusahaan dan mutu layanan kepada pelanggan, PT. Indofarma Global Medika membuat slogan budaya perusahaan yang mudah diingat oleh seluruh karyawannya yaitu“SI JEMPOL”.

Slogan budaya perusahaan ini untuk menciptakan sinergi yang positif dan memotivasi karyawan bekerja dengan tujuan yang sama agar PT. Indofarma Global Medika menuju ke arah yang lebih baik lagi. Adapun kepanjangan dari “SI JEMPOL” adalah :

1. S : Solid              

Insan IGM selalu memastikan terwujudnya satu rasa, satu pikiran dan satu tindakan untuk saling menyayangi, melindungi, serta membela, sehingga terbangun rasa saling percaya.

2. I : Integrasi                  

 Insan IGM selalu memastikan rasa, pikiran dan tindakannya selaras dengan    tujuan perusahaan. Walaupun dari unsur-unsur yang saling berbeda namun  tetap menghasilkan keserasian fungsi.

3. J : Jujur                                                                                                                                            

Insan IGM selalu mengutamakan kejujuran dalam setiap aspek pekerjaan, melalui ketulusan, kedisiplinan dan komitmen untuk membangun kepercayaan.

4. E : Ekselen ( Unggul )        

Insan IGM selalu melakukan perbaikan terus menerus untuk menjadi yang terbaik melalui Inovasi dan Kreativitas yang berorientasi pada memberikan nilai tambah dan hasil terbaik.

5. M : Mutu      

 Insan IGM selalu menjamin layanan dan produk yang ditawarkan memiliki  kualitas mutu yang prima.

6. P : Profesional        

Insan IGM selalu mengedepankan keahlian dan kompetensi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab serta berkomitmen untuk senantiasa memberikan solusi yang terbaik.

7. O : Optimis        

Insan IGM selalu berpengharapan baik dalam menghadapi segala tantangan dan selalu optimis akan kuasa Tuhan Yang Maha Esa.

8. L : Loyalitas                                                                                                                          

Insan IGM harus tetap menunjukkan loyalitas tinggi demi kemajuan Perusahaan.

Diharapkan dengan slogan budaya perusahaan “SI JEMPOL”dapat diterapkan oleh karyawan dalam pekerjaan sehari-hari, menciptakan budaya positif dalam bekerja sehingga tujuan PT. Indofarma Global Medika menuju ke arah yang lebih baik lagi dapat tercapai.

 

FOCUS GROUP DISCUSSION DENGAN TEMA “PELUANG DAN TANTANGAN TEKNOLOGI MATERIAL MENDUKUNG INDUSTRI PANGAN DAN KESEHATAN” DI GEDUNG II BPPT

Pada hari Rabu 14 Maret 2018 Direktur PT. Indofarma Global Medika, Bapak Mario Apriliansyah S.T, M.T mendapat undangan menjadi Narasumber  pada Focus Group Discussion (FGD)  dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dengan tema “Peluang dan Tantangan Teknologi Material Mendukung Industri Pangan dan Kesehatan”.  Acara ini dihadiri oleh pakar dari lembaga Litbang, Pemerintahan/ Kementerian dan Industri bertempat di Gedung II BPPT, Jalan M.H Thamrin No.8 Jakarta Pusat.

PT. Indofarma Global Medika diundang sebagai Narasumber mengenai Tindak Lanjut Aksi Pengembangan Industri Alat Kesehatan sesuai Permenkes No.17 Tahun 2017. Judul Materi yang dipaparkan oleh Direktur PT. Indofarma Global Medika, Bapak Mario Apriliansyah, S.T, M.T adalah Roadmap Pengembangan Industri Alat Kesehatan Indonesia Menuju Negara Industri Tangguh 2015 – 2035 yang memaparkan tentang : Analisa Peluang Alat Kesehatan di Indonesia, Kendala yang dihadapi Industri Alat Kesehatan Dalam Negeri, Bahan baku Alat Kesehatan yang dikembangkan secara nasional, Pengembangan teknologi, Kondisi pasar Alat Kesehatan Nasional saat ini dan Timeline Roadmap industri alat kesehatan Indonesia.

Industri Pangan dan Alat Kesehatan adalah merupakan industri andalan yaitu industri prioritas yang berperan besar sebagai penggerak utama (prime mover) perekonomian di masa yang akan datang.

Sasaran kegiatan Focus Group Discussion ini adalah teridentifikasinya potensi dan permasalahan teknologi material dalam mendukung industri pangan dan kesehatan.  Maksud kegiatan ini adalah sebagai bahan masukan kebijakan Teknologi secara makro dan mikro kepada pemerintah untuk perumusan kebijakan Teknologi Material dalam rangka mendukung Nawacita Pemerintah.

Sedangkan Tujuannya adalah untuk membuat proyeksi kebutuhan teknologi material hingga tahun 2035 sehingga dapat dipakai oleh pemangku kepentingan dalam menentukan arah dan tujuan organisasinya maupun kebijakan pendukung yang akan diterapkan menuju ke arah peningkatan daya saing industri dan kemandirian bangsa.

Dari semua paparan narasumber menjadi masukan BPPT untuk persiapan Kongres Teknologi Nasional 2018 dan penguatan inovasi di bidang teknologi material.

Foto Bersama Narasumber dari Kementerian dan instansi Pemerintah
Direktur PT. Indofarma Global Medika dan Narasumber lainnya
Pemaparan Materi dari Direktur PT. Indofarma Global Medika

Foto bersama Narasumber dan Peserta FGD

END USER TRAINING SAP ( SYSTEM ANALYSIS AND PROGRAM DEVELOPMENT ) PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA

Untuk meningkatkan hasil pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan, internal PT. Indofarma Global Medika melakukan perubahan sistem dengan mengaplikasikan SAP ( System Analysis and Program Development ).

Training End User diadakan di hotel MBV Cikarang selama 5 hari mulai tanggal 11 Februari sampai dengan 15 Februari 2018, yang diikuti oleh seluruh Supervisor Administrasi dan user kantor pusat dan cabang PT. Indofarma Global Medika.

Training ini membahas kebijakan Penjualan dari bidang – bidang terkait yaitu : bidang Sales Reguler, Bidang Sales Institusi, Bidang KSO (Kerjasama Operasi ), bidang Logistik dan bidang Akuntansi, Keuangan dan Pajak, Bidang SDM, Umum dan IT, Bidang Business Development dan Bidang CSRC ( Corporate Strategic Risk and Compliance ).

Modul-modul sistem yang diperbaharui adalah sistem MM (Material Management ), WM (Warehouse Management), SD (System Distribution), FICO (Financial Controlling), HCM (Human Capital Management).    PT. Indofarma Global Medika berupaya memperbaiki infrastruktur dengan mengikuti perkembangan teknologi untuk hasil pelayanan yang lebih baik lagi kepada pelanggan. Diharapkan dengan training SAP (System Analysis and Program Development) ini pelayanan ke pelanggan menjadi lebih cepat dan memberikan hasil yang memuaskan bagi pelanggan.

Selain itu pula PT. Indofarma Global Medika berbenah diri dan siap dalam persaingan di bidang Farmasi dan Alat Kesehatan dengan melakukan Sertifikasi CDOB ( Cara Distribusi Obat yang Baik ), Sertifikasi CDAKB ( Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik ) dan ISO ( International Standard Operation ) sebagai salah satu syarat Distributor Obat dan Alat Kesehatan di Indonesia.

Tanya Jawab Direksi PT. Indofarma Global Medika dan  User
Direksi PT. Indofarma Global Medika dan PT. Indofarma (Persero) Tbk
Peserta Training SAP
Peserta Training SAP
Foto Bersama Peserta Training SAP