TRAINING MASA PERSIAPAN PENSIUN (MPP) KARYAWAN PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA

Indofarma Global Medika (PT. IGM) sebagai anak perusahaan Indofarma (Persero), Tbk yang telah ada sejak tahun 2000, selalu berusaha untuk selalu meningkatkan kesejahteraan karyawannya, salah satunya dengan menyelenggarakan acara ataupun kegiatan yang memang diperuntukkan bagi para karyawan pusat maupun karyawan cabang.

Belum lama ini, PT. Indofarma Global Medika (PT. IGM) mengadakan kegiatan Training MPP (Masa Persiapan Pensiun) Karyawan pada tanggal 7 Desember 2018. Kegiatan yang baru pertama kali diadakan oleh PT. IGM ini diperuntukkan bagi para karyawan yang telah menjalani masa kerja di PT. IGM selama 25 s/d 30 tahun dan memasuki masa pensiun kerja. Training ini dilakukan sebagai bahan pembekalan bagi karyawan yang memasuki masa pensiun di hari tuanya dan pembekalan diri untuk dapat membuka usaha (entrepreneurship) saat pensiun kerja. Kegiatan yang diikuti oleh 20 karyawan yang terdiri dari 11 karyawan pusat dan 9 karyawan cabang ini dilaksanakan di PT. Medihop, salah satu principal/ mitra kerjasama alat kesehatan PT. IGM yang berlokasi di Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur. Pelaksanaan training ini dilakukan di salah satu principal PT. IGM agar hubungan yang terjalin tidak hanya sebatas hubungan bisnis saja, namun juga bertujuan agar dapat menjalin hubungan yang saling menguntungkan satu dengan yang lainnya.

Kegiatan ini diisi dengan materi dari ESQ Ary Ginanjar dengan tema materi training “Living Happy, Healthy and Wealthy Life”. Tema materi tersebut diberikan dalam acara ini karena pada dasarnya, manusia pasti ingin menjalani hidup yang bahagia, sehat, dan sejahtera hingga hari tua. Hal tersebut dikarenakan, apabila seseorang merasa bahagia, maka akan menimbulkan hormon endorphin yang sangat baik bagi kesehatan. Sedangkan, apabila seseorang merasa stress, maka akan menimbulkan hormon kortisol yang tidak baik bagi kesehatan. Kedua hormon tersebut dikendalikan oleh pikiran manusia itu sendiri.

Salah satu pengisi materi dalam kegiatan MPP Karyawan PT. Indofarma Global Medika, Achmad Zaki, CT, CPS, Manager Development of ESQ Tours and Travel

Seseorang yang memasuki masa menjelang pensiun akan memiliki rasa kekhawatiran yang berlebih dan dapat menyebabkan stress. Selain itu, seseorang yang telah pensiun kerja akan mulai kebingungan dan tidak tahu apa yang harus dikerjakan.  Hal tersebut sebenarnya sangat wajar terjadi kepada seseorang yang memang sudah terbiasa menghabiskan waktunya untuk bekerja.

Oleh karena itu, PT. IGM merasa perlu menyelenggarakan kegiatan training ini agar para karyawan yang memasuki masa pensiun kerja dapat mempersiapkan dirinya sebaik mungkin dan mengelola pemikiran (mindset) bahwa kehidupan pensiun merupakan hidup yang menggairahkan dengan tantangan yang baru. Selain itu, diharapkan dapat mengelola jiwa dan spiritual sehingga menjalankan pensiun dengan emosi yang stabil, optimis saat menjelang pensiun, sukses pasca pensiun, mental kuat, dan tentunya dapat mengatur kesehatan dengan baik.

Mental dapat ditanamkan melalui alam bawah sadar manusia, motion to emotion (gerakan memperlihatkan emosi), dan fisiologi yang menentukan perasaan manusia. Adapun mental state yang harus diterapkan dalam masa pensiun ini, yaitu focus, enjoy & energic. Tidak hanya materi saja yang disampaikan pada kegiatan training MPP ini, namun juga dilakukan survey lapangan bidang agrobisnis (budidaya jamur), perikanan, dan peternakan. Survey tersebut dilakukan untuk mengetahui bidang apa saja yang mungkin diminati oleh para karyawan tersebut pasca pensiun.

Peserta Training MPP Karyawan mendapatkan pembekalan diri mengenai peluang usaha
Para peserta Training MPP Karyawan berfoto bersama Direktur Utama & Direktur PT. Indofarma Global Medika

GEBYAR KOMUNIKASI INFORMASI EDUKASI (KIE) OBAT DAN PANGAN AMAN

Dalam rangka menyemarakkan Hari Kesehatan Nasional ( HKN ) ke 54 Tahun 2018 yang sinergis dengan dimulainya operasional Loka Pengawas Obat dan Makanan di Kabupaten Bogor yang meliputi wilayah kerja Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Depok, Loka POM di Kabupaten Bogor akan melaksanakan kegiatan Gebyar Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan Aman yang diselenggarakan pada hari Minggu, 11 November 2018 di pelataran Stadion Pakan Sari, Jl. Raya GOR Pakan Sari No.26 Cibinong  Kabupaten Bogor dengan tema ”Melindungi Masyarakat dari Produk Obat dan Pangan Ilegal Untuk Membangun Negeri” pukul 06.00 WIB sampai dengan selesai.

Acara ini dihadiri oleh  Kepala Balai Besar POM Bandung, Bapak I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa beserta jajaran, Kepala Dinas, Ikatan Apoteker Indonesia Kota Depok,  para perwakilan instansi dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Kota Depok.

Acara ini dimeriahkan oleh partisipasi dari pihak PT. Taisho Pharmaceutical Indonesia, The Himalaya Drug Company, PT. Aksamala, PT. Marga Nusantara Jaya dan Kimia Farma cabang Kusmayadi Cibinong dan beberapa UKM.

Acara ini diawali senam Zumba dilanjutkan dengan Sambutan Bupati Bogor, Orasi Kepala BBPOM di Bandung, Hiburan berupa Kuis/Games/Doorprize dan Talk dan Talkshow dan Pengenalan Loka POM di Kab. Bogor.

Dalam acara ini diadakan pengujian produk pangan secara gratis untuk publik yang berada di sekitar area kegiatan. Acara ditutup dengan pertunjukkan Reog Ponorogo yang dinikmati oleh para tamu undangan dan publik.

Kepala Cabang PT. Indofarma Global Medika Cabang Bogor dan peserta Gebyar Komunikasi Edukasi (KIE) Obat dan Pangan Aman

SHARING PRODUCT KNOWLEDGE DARI PT. MUZAMAL VENTURES INDONESIA

Pada hari Jumat tanggal 9 November  2018 diadakan sharing product knowledge dari mitra kerjasama PT. Indofarma Global Medika yaitu PT. Muzamal Ventures Indonesia bertempat di Ruang Meeting Malaka Kantor Pusat PT. Indofarma Global Medika di Komplek Infinia Park Jl. Dr. Saharjo No.45 Blok B.86 Jakarta Selatan 12850.

Acara ini berlangsung dari pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai, dihadiri oleh  Kepala Cabang dan Wakil Kepala Cabang PT. Indofarma Global Medika Jabotabek dan Serang. PT. Muzamal Ventures Indonesia memberikan sharing prodct knowledge kepada Kepala Cabang dan Wakil Kepala Cabang untuk produk -produk yang mereka tawarkan.

Adapun Produk PT. Muzamal Ventures Indonesia adalah :

  1. Merk ABADA : Disposable Syringe dengan merk Ciringe Single Use Syringe, IV Catheters with Injection and Without injection Port, Latex Foley Catheter Two Way and Three Way, Three Way Stopcock with Extension Tube, Nebulizer Mask, Micro Drop Infusion Set, Disposable Infusion Set Adult, Nassal Oxygen Cannula, Blood Transfusion Set, Suction Connecting Tube, Kasa Hidrophile, Masker 3 ply, gloves, Specimen container.
  2. Merk Feylum : Suture Needle, Absorbable and Non Absorbable Suture, dressing set with/ without forcep
  3. Granumas : Hydroxyapatite Bone Graft

Tujuan sharing product knowledge ini adalah memberi pengetahuan tentang fungsi  dan kegunaan produk yang ditawarkan, sehingga pelanggan mengetahui kegunaan dan fungsi produk yang ditawarkan.

Presentasi sharing product knowledge dari PT. Muzamal Ventures Indonesia

Kepala Cabang dan Wakil Kepala Cabang PT. Indofarma Global Medika Jabodetabek dan Serang dan bidang Sales Reguler menghadiri sharing product knowledge PT. Muzamal Ventures Indonesia

PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA CABANG BOGOR MENGHADIRI LOKAKARYA EFEKTIFITAS PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN MELALUI SINERGISME DENGAN PELAKU USAHA

Pada hari Selasa, 30 Oktober 2018 PT. Indofarma Global Medika cabang Bogor menghadiri undangan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Bandung. Undangan tersebut adalah Lokakarya Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan Melalui Sinergisme dengan Pelaku Usaha yang diadakan di Bandung, bertempat di hotel Aryaduta Bandung, Jl. Sumatera Nomor 51 Bandung mulai pukul 08.30 sampai dengan selesai.

Acara ini diselenggarakan berlatar belakang bahwa dalam menjamin kualitas produk Obat dan Makanan yang beredar di pasaran, telah dikembangkan pengawasan semesta dengan 3 ( tiga ) pilar utama pengawasan yaitu : pengawasan oleh produsen, pemerintah dan masyarakat. Sinergisme ketiga pilar tersebut perlu didorong sejalan dengan semakin terbukanya pasar, baik untuk produk domestik maupun mancanegara dan sejalan dengan tuntutan perbaikan layanan publik atau kinerja pemerintah.

Melalui pengawasan semesta diharapkan dapat terlaksana Indonesia sehat melalui perwujudan Nawa Cita ke 5 ( lima ) yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Badan POM juga mempunyai peranan penting dalam pelaksanaan Nawa Cita ke 7 ( tujuh ) untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Badan POM terus berupaya meningkatkan pelayanan publik diantaranya dalam bentuk proses pengawasan produk sebelum beredar, antara lain registrasi/pendaftaran Obat dan Makanan.

Jumlah peserta pada acara ini adalah 160 ( seratus enam puluh ) orang, yang terdiri dari :

  1. Badan Pengawas Obat dan Makanan : Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Inspektur Utama, Pelaksana Teknis (Plt) Deputi I, Eselon II Pusat terkait, Kepala BBPOM di Bandung dan Staf Badan POM
  2. Badan Pemeriksa Keuangan RI : Anggota VI, Auditor Utama Keuangan Negara VI, Tim Pemeriksa, Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Jawa Barat dan staf pendamping
  3. Provinsi Jawa Barat : Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat dan Pelaku Usaha Industri Farmasi.
  4. Anggota GP Farmasi bidang Industri Farmasi Pengusaha Farmasi (GP Farmasi) Jawa Barat, PBF dan Apotek serta Gabungan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Jawa Barat.

Acara ini dimulai pada pukul 08.30 dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa Pembukaan. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Barat, anggota VI BPK dan Kepala Badan POM.

Dilanjutkan dengan Pemaparan Materi dan Diskusi Panel tentang :

  1. Percepatan Pre-Market dan Penguatan Post Market dalam rangka Perlindungan Kesehatan Masyarakat dan Daya Saing Obat Nasional yang dipaparkan oleh Pelaksana Teknis (Plt) Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif.
  2. Kemudahan Perizinan Sarana Produksi dan Distribusi Obat Dalam Rangka Pengawalan Keamanan, Mutu dan Khasiat Produk Obat yang dipaparkan oleh Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan.
  3. Pengawasan Eksternal dalam Menunjang Peningkatan Kinerja Layanan Publik Instansi Pemerintah yang dipaparkan oleh Auditor Utama Keuangan Negara VI BPK RI.
  4. Kemudahan Perizinan dalam Menunjang Daya Saing Produk yang dipaparkan oleh Dinas Kesehatan Provoinsi Jawa Barat.

Kemudian acara ini ditutup dengan Kesimpulan pemaparan materi tersebut oleh Inspektur Utama Badan POM.

Lokakarya ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi tentang inovasi/ terobosan yang telah dilakukan serta menjaring masukan, kritik dan saran dari pelaku usaha untuk mebangun sistem pelayanan publik Badan POM menjadi lebih baik.

Foto Bersama Kepala Cabang PT. Indofarma Global Medika Cabang Bogor dengan Kepala Balai Besar POM Bandung dan Pengurus GP Farmasi Bogor

 

 

 

 

GUDANG PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA YANG SUDAH BERSERTIFIKASI CARA DISTRIBUSI OBAT YANG BAIK (CDOB)

Mulai akhir tahun 2017 PT. Indofarma Global Medika melakukan proses untuk mendapatkan sertifikat Cara Distribusi Obat yang Baik ( CDOB ), yang merupakan syarat yang harus dimiliki oleh Distributor obat untuk mendistribusikan obat.        PT. Indofarma Global Medika memiliki 29 cabang di Indonesia dan sampai dengan bulan Oktober 2018 saat ini, beberapa cabang telah mendapat sertifikat CDOB.

Beberapa diantaranya adalah cabang : Jakarta, Tangerang, Aceh, Purwokerto, Lampung, Palembang, Surabaya, Denpasar, Semarang, Jember, Malang, Padang, Yogyakarta, Kupang, Makassar, Papua, Manado, Pontianak, Pekanbaru dan Serang.

Untuk meningkatkan pelayanan dan memenuhi persyaratan tersebut Gudang Obat PT. Indofarma Global Medika melakukan penataan obat – obatan sesuai dengan standar yang telah ditentukan dalam persyaratan CDOB.

Bersamaan dengan memenuhi syarat gudang obat untuk mendapat sertifikat CDOB, PT. Indofarma Global Medika juga melakukan proses untuk Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik ( CDAKB ).

Dengan mendapat Sertifikat CDOB dan CDAKB yang masih berproses, PT. Indofarma Global Medika berupaya  meningkatkan kualitas mutu dan pelayanannya terhadap pelanggan.

Sertifikat CDOB Cabang Jakarta
Sertifikat CDOB CCP Cabang Jakarta

KEIKUTSERTAAN PT. INDOFARMA (Persero) Tbk PADA PAMERAN HOSPITAL EXPO 2018 TANGGAL 17 OKTOBER SAMPAI DENGAN 20 OKTOBER DI JAKARTA CONVENTION CENTER ( JCC)

Selama 4 (empat) hari mulai hari Rabu, tanggal 17 Oktober 2018 sampai dengan Sabtu, tanggal 20 Oktober 2018 di Jakarta Convention Center diadakan Pameran Alat Kesehatan ( Hospital Expo 2018 ) dengan tema The 31st Indonesia International Hospital Expo. Acara ini diikuti oleh  perusahaan alat kesehatan dalam dan luar negeri yang menawarkan berbagai macam alat kesehatan berteknologi tinggi.

PT. Indofarma (Persero) Tbk ikut serta dalam pameran alat kesehatan ini, menempati booth Hall B-54, memperkenalkan produk barunya yaitu : Smart Hospital Bed ( tempat tidur ) dan Smart Cerviscope   (alat pendeteksi kanker rahim) . PT. Indofarma Global Medika sebagai anak perusahaan PT. Indofarma (Persero) Tbk berperan dalam mendistribusikan alat kesehatan tersebut.

Diharapkan dengan 2 (  dua   ) produk yang dipamerkan oleh PT. Indofarma                 ( Persero ) Tbk dalam Hospital Expo 2018 dapat meningkatkan penjualan untuk Alat Kesehatan.

Smart Hospital Bed PT. Indofarma (Persero) Tbk
Produk PT. Indofarma (Persero) Tbk, Smart Hospital Bed dan Smart Cerviscope alat pendeteksi kanker rahim

 

Booth Alat Kesehatan PT. Indofarma (Persero) Tbk
Stand Perusahaan Alat Kesehatan Peserta Pameran Hospital Expo 2018

 

 

PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA MENGHADIRI MEDICAL FAIR ASIA DI MARINA BAY SANDS SINGAPURA

MEDICAL FAIR ASIA adalah  Pameran Alat Kesehatan di Asia Tenggara untuk industri medis dan perawatan kesehatan di sektor Rumah Sakit, Diagnostik, Farmasi, Medis dan Rehabilitasi untuk menemukan inovasi terbaru dalam hal Teknologi, Solusi , Produk dan Layanan. Medical Fair Asia ini juga merupakan salah satu cara pebisnis dalam menambah jaringan bisnisnya.

PT. Indofarma Global Medika menghadiri Medical Fair Asia yang berlokasi di Marina Bay Sands Singapura. Medical Fair Asia ini berlangsung dari tanggal 29 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2018, diwakili oleh Direktur PT. Indofarma Global Medika ( Bapak Mario Apriliansyah ) dan Manager Pengembangan Bisnis ( Bapak Toni Kurniawan ).

Pameran ini dihadiri dan diikuti oleh beberapa Principal Alat Kesehatan di seluruh dunia dan menawarkan alat kesehatan yang mereka miliki khususnya Alat Kesehatan Rumah Sakit dengan keunggulan produknya termasuk teknologi dan inovasi terbaru.

PT. Indofarma Global Medika menghadiri pameran ini bertujuan untuk mencari peluang kerjasama dengan beberapa Principal Alat Kesehatan. Beberapa Principal tersebut sudah terdaftar dalam Sistem E-Katalog di Indonesia ( Sistem Pengadaan Barang/Jasa Elektronik Pemerintah Indonesia ). Hal tersebut merupakan point utama PT. Indofarma Global Medika dalam mencari mitra kerjasama.

Diharapkan dengan menambah mitra kerjasama di bidang Alat Kesehatan dapat mendorong dan memacu penjualan  PT. Indofarma Global Medika lebih baik lagi.

MORNING BRIEFING PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA KANTOR PUSAT DAN CABANG JAKARTA

Pada hari Senin tanggal 3 September 2018 PT. Indofarma Global Medika Pusat dan Cabang Jakarta melakukan morning briefing bersama dengan Direksi bertempat di Lantai 2 Lobby Direksi PT. Indofarma Global Medika.

Morning Briefing dilaksanakan mulai pukul 07.45 WIB sampai dengan jam 09.00 WIB. Acara ini berupa pengarahan dari Direksi PT. Indofarma Global Medika, tentang aktivitas Perusahaan dan penyampaian perihal transparansi manajemen PT. IGM, bahwa Manajemen sekarang harus  terbuka, adanya koordinasi yang baik antar bidang/divisi dan seluruh karyawan PT. Indofarma Global Medika harus berpikiran positif untuk kemajuan perusahaan.

Beberapa pembenahan yang lebih baik sudah dilakukan PT. Indofarma Global Medika di tahun 2018 ini yaitu mulai dari pengaplikasian program System Analysis and Program Development (SAP) sampai dengan pembaharuan kendaraan operasional perusahaan.

Acara morning briefing ini ditutup dengan sarapan pagi bersama seluruh karyawan PT. Indofarma Global Medika Pusat dan Cabang Jakarta.

Tujuan diadakannya morning briefing ini supaya terjalin lebih erat lagi hubungan antar bidang di internal PT. Indofarma Global Medika.

Harapan dari morning briefing ini diadakan agar kinerja Perusahaan dapat lebih baik lagi dan mendapatkan Profit untuk kesejahteraan seluruh karyawan.

Pengarahan dari Direktur Utama PT. Indofarma Global Medika
Pengarahan dari Direktur PT. Indofarma Global Medika
Karyawan PT. Indofarma Global Medika

Sarapan Pagi selepas Morning Briefing

 

 

 

PENANDATANGANAN PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI BISNIS KERJA SAMA OPERASI (KSO) ANTARA PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA DENGAN PT. INDO GENESIS MEDIKA

Pada hari Selasa tanggal 28 Agustus 2018, Bapak Mario Apriliansyah (Direktur PT. Indofarma Global Medika), Bapak Wardjoko (Manager Akuntansi dan Keuangan) dan Bapak Bayu ( PT. Indofarma (Persero) Tbk)  menghadiri ceremonial penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual beli Kerja Sama Operasi (KSO) yang dilaksanakan di Restoran Mezza 9 Grand Hyat Singapura antara PT. Indofarma Global Medika dan PT.  Indo Genesis Medika.

Bisnis Kerja Sama Operasi ini adalah Kerjasama dengan 12 Rumah Sakit yang sebelumnya telah dilakukan oleh PT. Indofarma Global Medika, yaitu :

  1. Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik, Medan
  2. Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta
  3. Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin, Palembang
  4. Rumah Sakit Jogja International Hospital (JIH), Yogyakarta
  5. Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar, Malang
  6. Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh
  7. Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta
  8. Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar, Bali
  9. Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Badung, Bali
  10. Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara
  11. Rumah Sakit Umum Daerah Kota Surakarta
  12. Rumah Sakit Umum Daerah Siti Aisyah Lubuk Linggau

Perjanjian Pengikatan Jual beli ini ditandatangani oleh dua Pihak yaitu PT. Indofarma Global Medika diwakili oleh Bapak Mario Apriliansyah (Direktur PT. Indofarma Global Medika ) dan PT.  Indo Genesis Medika diwakili oleh  Mr.  Leong Yow Seng ( Direktur Kalsha yang dikuasakan untuk PT. Indo Genesis Medika )

Penandatangan ini merupakan kesepakatan atas dijualnya Bisnis Kerja Sama Operasi dari PT. Indofarma Global Medika ke PT. Indo Genesis Medika, yang artinya bahwa semua asset (bisnis) telah beralih ke PT. Indo Genesis Medika.

PT. Indo Genesis Medika memiliki kantor yang beralamat di Gedung Graha ADA Lantai 2, Jl. Panglima Polim Raya No.100, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di dalam Perjanjian tersebut dikuasakan oleh Kalsha Advisory Limited yang memiliki kantor beralamat di Rooms 05-15, 13A/F, South Tower, World Finance Centre, Harbour City, 17 Canton Road, Tsim Sha Tsui, Kowloon, Hongkong.

Dijualnya bisnis Kerja Sama Operasi (KSO) ini adalah bahwa PT. Indofarma Global Medika ingin memfokuskan  penjualan pada bidangnya yaitu bisnis Obat-obatan dan Alat Kesehatan, dengan harapan profit dapat tercapai.

Penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Kerja Sama Operasi (KSO) antara PT. Indofarma Global Medika dengan PT. Indo Genesis Medika

Foto bersama PT. Indofarma Global Medika dengan PT. Indo Genesis Medika dalam acara penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Kerjasama Operasi (KSO)

PEMBAHARUAN MOTOR BOX OPERASIONAL CABANG

Dalam upaya mendukung operasional cabang-cabang, PT. Indofarma Global Medika melakukan pembaharuan kendaraan operasional yaitu mengadakan kendaraan operasional berupa motor box sejumlah 47 unit untuk 29 cabang PT. Indofarma Global Medika.

Pembaharuan motor box untuk 29 cabang PT. Indofarma Global Medika dirasa perlu untuk mempercepat proses pelayanan dalam mendistribusikan obat-obatan ke pelanggan.

12 unit motor box telah diterima oleh cabang Jakarta, Bekasi, Tangerang dan Serang. Selebihnya secara bertahap akan dikirim ke cabang lainnya.

Motor box ini akan digunakan oleh pengantar barang untuk mengirim obat-obatan yang telah dipesan oleh pelanggan. Umumnya motor box ini digunakan pengantar barang ke lokasi pelanggan dengan jumlah pesanan yang tidak terlalu banyak dan bersifat prioritas (urgent).

Pembaharuan motor box ini selain diharapkan dapat mempercepat dalam mendistribusikan obat-obatan juga agar pengantar barang dapat dengan nyaman mengendarainya.

Keselamatan pengendara juga menjadi bagian yang terpenting dalam mendistribusikan obat-obatan ke pelanggan.

Diharapkan dengan adanya motor box yang baru sebagai kendaraan operasional dapat membantu mempercepat proses distribusi obat-obatan dan merupakan salah satu bagian dari pelayanan PT. Indofarma Global Medika.

Kendaraan Operasional Motor Box untuk cabang