TRANSFORMASI BUDAYA SI JEMPOL MENJADI AKHLAK

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bpk. Erick Thohir secara resmi menetapkan AKHLAK sebagai Core Values dari BUMN. Penetapan AKHLAK sebagai panduan bagi manajemen BUMN untuk dapat bekerja dengan benar demi kepentingan bangsa, bukan kepentingan pribadi atau kelompok.

IGM sendiri telah memiliki Budaya Perusahaan, yaitu SI JEMPOL ( SOLID, INTEGRASI, JUJUR, EKSELEN, MUTU, PROFESIONAL, OPTIMIS, LOYALITAS ). Sehubungan dengan kesamaan makna antara Budaya SI JEMPOL dengan Nilai-Nilai Utama (Core Values) Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara “AKHLAK” (AMANAH, KOMPETEN, HARMONIS, LOYAL, ADAPTIF, KOLABORATIF), maka dengan itu PT. IGM mentransformasikan seutuhnya agar sesuai dengan Budaya BUMN.

SI JEMPOL
Core Values “AKHLAK”

Keterangan dari gambar tersebut :

  • Solid bertransformasi menjadi Harmonis
  • Integrasi bertransformasi menjadi Kolaboratif
  • Jujur bertransformasi menjadi Amanah
  • Ekselen (Unggul) bertransformasi menjadi Adaptif
  • Mutu bertransformasi menjadi Kompeten
  • Profesional bertransformasi menjadi Kompeten
  • Optimis bertransformasi menjadi Adaptif
  • Loyalitas bertransformasi menjadi Loyal
Sosialisasi “AKHLAK” kepada Seluruh Karyawan/ti PT IGM oleh Bpk. Mario Apriliansyah (Director PT. IGM)
Sosialisasi “AKHLAK” oleh Bpk. Mario Apriliansyah (Director) & Bpk. Indra Dewantara (President Director)
((kiri ke kanan)

ISO Terbaru PT. IGM

Sertifikasi ISO 45001 : 2018 & Sertifikasi ISO 9001:2015

Jakarta – Pada tanggal 08 Juni 2018, PT. IGM telah memperoleh Sertifikasi ISO  9001:2018 yang merupakan International Standart  Certifications di bidang sistem manajemen mutu, dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal manajemen penjaminan mutu produk/jasa yang dihasilkannya.

IGM terus berkomitmen untuk memperbaiki kinerja K3 secara proaktif dalam mencegah Kecelakaan Kerja dan dampak buruk bagi kesehatan, sehingga pada tanggal 20 Januari 2020 PT. IGM kembali mendapatkan Sertifikasi ISO 45001 : 2018 dari International Standart Certifications, Pty.Ltd. sebagai Standar Internasional yang menentukan persyaratan untuk sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (OH&S).

Dengan pencapaian sertifikasi dari International Standart  Certifications, PT. IGM terus meningkatkan sistem manajemen mutu dan sistem manajemen kesehatan serta keselamatan kerja (K3). Agar dapat sejalan dengan Nilai-Nilai Utama (Core Values) BUMN “AKHLAK” yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaftif dan Kolaboratif.

 

Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB) Berdasarkan Permenkes No. 4 Tahun 2014

Jakarta – CDAKB adalah Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik yang juga disebut Medical Devices Good Distribution Practice yaitu pedoman kegiatan distribusi dan jaminan mutu pengendalian (ISO 9001:2015) yang bertujuan untuk menjamin agar produk alat kesehatan yang didistribusikan memenuhi persyaratan yang ditetapkan sesuai tujuan penggunaannya. CDAKB memberikan panduan bagi perusahaan penyalur alat-alat kesehatan temasuk didalamnya kegiatan pemesanan, penyimpanan, pengangkutan dan pendistribusian.

Alat-alat kesehatan yang masuk didalam kategori wajib CDAKB Permenkes No 4 tahun 2014 adalah :

Kategori Wajib CDAKB Permenkes No 4 tahun 2014

PT. IGM yang bergerak dibidang Kesehatan termasuk pada bagian kegiatan penyalur alat kesehatan wajib memenuhi persyaratan sistem CDAKB (Permenkes No 4 Tahun 2014). Olah karena itu, PT. IGM terus berusaha keras untuk mencapai persyaratan dari sistem CDAKB .

Saat ini, PT. IGM yang telah mendapatkan sertifikasi diantaranya :

Dari 29 Cabang PT. IGM yang sudah bersertifikat ada 3 Cabang, yaitu Cabang Jakarta 1, Tangerang dan Serang. Untuk 26 cabang yang belum bersetifikat masih menungu konfirmasi dari pihak Kemenkes  untuk jadwal proses Audit.

PROGRES PENCAPAIAN CDOB PT. IGM

Sertifikasi CDOB PT. IGM, 29 Cabang dan Kantor Pusat

Jakarta – Menurut Peraturan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia No. Hk.03.1.34.11.12.7542 Tahun 2012 tentang Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). Peraturan Kepala BPOM No. 25 tahun 2017 tentang Sertifikasi CDOB yang bersifat Mandatory karena CDOB merupakan suatu peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh BPOM, berisi tentang cara distribusi atau penyaluran obat dan bahan obat yang bertujuan memastikan mutu sepanjang jalur distribusi atau penyaluran sesuai persyaratan dan tujuan penggunaannya.

Tujuan dari CDOB itu sendiri agar terlaksananya pengamanan lalu lintas obat dan penggunaan obat untuk melindungi masyarakat dari kesalahan penggunaan (misuse) dan penyalahgunaan (absue). Serta, dapat menjamin keabsahan dan mutu obat yang sampai ke konsumen adalah obat yang efektif, aman dan dapat digunakan sesuai dengan tujuan penggunaannya.

Adapun Aspek – Aspek dalam pemenuhan CDOB diantaranya :

  • Manajemen Mutu
  • Organisasi, Manajemen & Personalia
  • Bangunan & Peralatan
  • Operasional
  • Inspeksi Diri
  • Keluhan, Obat Kembalian, Diduga Palsu & Penarikan
  • Transportasi
  • Sarana Distribusi Berdasakan Kontrak
  • Dokumentasi
  • Cold Chain Product
  • Psikotropika

Dari Aspek-aspek tersebut, PT. IGM terus memperbaiki kualitas mutu pelayanan serta menjaga mutu kualitas produk obat/bahan obat yang di distribusikan kepada pelanggan berdasarkan Standar CDOB serta regulasi pemerintah dibidang kesehatan. Sebagai bentuk bukti kerja keras dalam mencapai Sertifikasi CDOB PT. IGM telah mencakup semua cabang sejumlah 29 Cabang dan Kantor Pusat yang  juga telah tersertifikasi.

APLIKASI E-DOCUMENT ( eDS ) Berbasis Web PT. IGM.

Jakarta – PT. IGM terus berinovasi dalam pengembangan atau mendesain system informasi filling yang dapat mendukung PT. IGM menata dan mengelola berkas/dokumen secara elektronik dan tersistem.

Berkat kerja keras, dedikasi dan rasa kepedulian yang tinggi terhadap perusahaan. Salah satu Karyawan PT. IGM, saudara Lukman Bachmid sebagai Inisiator yang diberi tugas dan tanggung jawab untuk membuat dan mengembangkan aplikasi e-document di lingkungan PT. IGM.

“Lukman Bachmid – Inisiator”

Aplikasi E-Document berbasis Web di PT.IGM ini telah resmi beroperasi dan  di implementasikan pada tanggal  10 Juni 2019. Aplikasi E-Document ini diberi nama e-DS IGM (Electronic Document System), aplikasi  e-DS IGM ini sendiri sangat berperan penting dalam memudahkan pekerjaan para karyawan terutama dalam mengarsip, menata dan mengelola berkas/dokumen baik pada kantor pusat maupun kantor cabang yang dilakukan secara elektronik.

“e-DS IGM” (electronic Document System)

Dengan adanya sistem e-DS ini, PT. IGM mendapatkan banyak manfaat dan kelebihan terkait warehouse management, sebagai berikut :

  • Mudah untuk dioperasikan
  • Fasilitas pencairan dokumen yang cepat
  • Pencairan lokasi fisik dokumen yang mudah, cepat dan tepat
  • Keamanan data terjamin karena akses menggunakan User ID dan password
  • Dapat terhubung dengan jaringan baik dalam system jaringan local maupun wide area network.

Dimana kelebihan-kelebihan tersebut diatas dapat memberi nilai tambah bagi perusahaan secara internal dan juga bisa dirasakan manfaatnya oleh Stakeholder.