PROGRES PENCAPAIAN CDOB PT. IGM

Sertifikasi CDOB PT. IGM, 29 Cabang dan Kantor Pusat

Jakarta – Menurut Peraturan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia No. Hk.03.1.34.11.12.7542 Tahun 2012 tentang Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). Peraturan Kepala BPOM No. 25 tahun 2017 tentang Sertifikasi CDOB yang bersifat Mandatory karena CDOB merupakan suatu peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh BPOM, berisi tentang cara distribusi atau penyaluran obat dan bahan obat yang bertujuan memastikan mutu sepanjang jalur distribusi atau penyaluran sesuai persyaratan dan tujuan penggunaannya.

Tujuan dari CDOB itu sendiri agar terlaksananya pengamanan lalu lintas obat dan penggunaan obat untuk melindungi masyarakat dari kesalahan penggunaan (misuse) dan penyalahgunaan (absue). Serta, dapat menjamin keabsahan dan mutu obat yang sampai ke konsumen adalah obat yang efektif, aman dan dapat digunakan sesuai dengan tujuan penggunaannya.

Adapun Aspek – Aspek dalam pemenuhan CDOB diantaranya :

  • Manajemen Mutu
  • Organisasi, Manajemen & Personalia
  • Bangunan & Peralatan
  • Operasional
  • Inspeksi Diri
  • Keluhan, Obat Kembalian, Diduga Palsu & Penarikan
  • Transportasi
  • Sarana Distribusi Berdasakan Kontrak
  • Dokumentasi
  • Cold Chain Product
  • Psikotropika

Dari Aspek-aspek tersebut, PT. IGM terus memperbaiki kualitas mutu pelayanan serta menjaga mutu kualitas produk obat/bahan obat yang di distribusikan kepada pelanggan berdasarkan Standar CDOB serta regulasi pemerintah dibidang kesehatan. Sebagai bentuk bukti kerja keras dalam mencapai Sertifikasi CDOB PT. IGM telah mencakup semua cabang sejumlah 29 Cabang dan Kantor Pusat yang  juga telah tersertifikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *