PEDAGANG BESAR FARMASI (PBF) WAJIB SERTIFIKASI CARA DISTRIBUSI OBAT YANG BAIK (CDOB)-PT. INDOFARMA GLOBAL MEDIKA

Pada hari Kamis 31 Mei 2018 Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan Kepala BPOM RI Nomor 25 Tahun 2017 tentang Tata Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) bertempat di Aula Gedung C Badan POM, Jl. Percetakan Negara No.23 Jakarta Pusat.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat dan NPP, Hardaningsih yang mewakili Kepala BPOM RI untuk membuka acara. Disampaikan beliau bahwa peraturan Kepala BPOM RI untuk sertifikasi ini mewajibkan penerapan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) bagi Pedagang Besar Farmasi (PBF). Penerapan standar CDOB bertujuan untuk mempertahankan konsistensi mutu obat yang diproduksi oleh industri farmasi sepanjang jalur distribusinya sampai ke tangan konsumen. Bahwa dari produksi obat sampai ke jalur peredarannya diatur, demikian juga dengan distribusinya.

Sehingga obat-obatan yang didistribusikan tidak sembarangan, tetapi ada jalurnya, yaitu dari Pabrik melalui PBF, dan dari PBF ke apotek, ke rumah sakit, ke klinik.

Untuk mewujudkan Indonesia bebas dari peredaran obat illegal dan penyalahgunaan obat, BPOM RI berkomitmen melakukan percepatan sertifikasi CDOB secara online (e-sertifikasi CDOB) yang dapat memfasilitasi proses sertifikasi PBF di seluruh Indonesia secara efektif dan efisien.

Dalam acara ini PT. Indofarma Global Medika diwakili oleh Bapak Toni Kurniawan selaku Manager Bisnis Development. Beliau mengatakan bahwa Kebijakan BPOM RI ini harus didukung mengingat banyak temuan obat-obatan di luar yang tidak asli, illegal dan PT. Indofarma Global Medika sebagai distributor wajib mengamankan peredaran obat. PT. Indofarma Global Medika berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat.

PT. Indofarma Global Medika telah memiliki Sertifikasi CDOB untuk cabang Aceh, Jakarta, Lampung, Palembang, Purwokerto, Surabaya, Tangerang, Denpasar, Jember, Semarang, Malang dan Padang. Untuk beberapa cabang yang lain masih dalam proses Sertifikasi.

Dalam catatan BPOM RI selama periode Januari sampai dengan Mei 2018 telah menerbitkan 120 sertifikat CDOB untuk 69 PBF. Secara keseluruhan dari 2.232 PBF yang aktif di Indonesia, BPOM RI telah menerbitkan 729 sertifikat CDOB untuk 410 PBF (18,37%) Pusat dan Cabang di seluruh Indonesia.

Berdasarkan Peraturan Kepala BPOM RI  No.25 Tahun 2017 tentang Tata Cara Sertifikasi CDOB. Maka seluruh PBF wajib melakukan Sertifikasi CDOB, sehingga pada Tahun 2019 seluruh PBF di Indonesia telah memiliki sertifikat CDOB.

Sosialisasi PERKA BPOM RI No. 25 Tahun 2017 dan Implementasi Aplikasi E-Sertifikasi CDOB
PT. Indofarma Global Medika menghadiri acara Sosialisasi PERKA BPOM RI No.25 Tahun 2017 dan Implementasi Aplikasi E-Sertifikasi CDOB

Manager Pengembangan Bisnis PT. Indofarma Global Medika

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *